Waveguide sebenarnya sudah ditemukan sejak lama oleh Heaviside, J.J. Thomson *yg nemu elektron*, Rayleigh , dll, sekitar tahun 1800-an. Btw, apa itu waveguide? Kalau dlihat-lihat, sebenarnya waveguide itu gabungan dari kata wave dan guide, artinyawaveguide merupakan suatu benda yang dapat memandu perambatan gelombang. Meskipun jenisnya ada bermacam-macam, biasanya istilahwaveguide digunakan untuk menyebut saluran transmisi yang menggunakan sebuah konduktor saja.
Dibandingkan dengan saluran transmisi yang memiliki 2 konduktor, waveguidememiliki kelebihan, yaitu dapat menangangi daya yang besar. Jadi jangan kaget kalau melihat waveguide digunakan untuk gelombang dengan daya yang ordenya Megawatt (misalnya dipake di SLAC, search aja di google)…
Lalu, apa efeknya jika hanya memiliki sebuah konduktor saja? Ternyata hal ini berpengaruh terhadap konfigurasi atau susunan medan listrik-magnet aka mode gelombang di dalamnya. Kalau di saluran transmisi dengan dua konduktor, biasanya tidak ada medan listrik dan magnet pada arah perambatan gelombang yang disebut mode Transverse Electromagnetic (TEM). Ini mirip dengan gelombang di ruang bebas.
Nah, berhubung waveguide hanya memiliki sebuah konduktor saja, mode TEM tidak dapat merambat di dalamnya. Kalau dianalisis dengan hukum Ampere, ternyata yang menyebabkan mode TEM dapat merambat dalam saluran transmisi adalah keberadaan konduktor kedua dalam saluran transmisi tersebut. Pada zaman dahulu, mungkin hal ini yang menyebabkan adanya anggapan bahwa gelombang tidak dapat merambat di dalam waveguide.
Kenyataannya, gelombang dapat merambat dalam waveguide, namun tidak dalam mode TEM, tapi dalam mode lainnya. Ada 3 kemungkinan, yaitu:
- Mode Transverse Magnetic (TM), yaitu tidak ada medan magnet dalam arah perambatan
- Mode Transverse Electric (TE), yaitu tidak ada medan listrik dalam arah perambatan
- Mode Hybrid, yaitu medan listrik-magnet ada di arah perambatan.
Jika persamaan Maxwell diutak-atik untuk mode-mode ini, ada perbedaan yang cukup penting dengan mode TEM. Ternyata, frekuensi rendah tidak dapat merambat untuk mode TM dan TE. Gelombang dengan frekuensi rendah ini akan teredam saja, disebut mode evanescent. Jika frekuensi terus dinaikkan, pada suatu titik tertentu gelombang dapat mulai merambat. Frekuensi pada batas ini disebut frekuensi cutoff. Jadi, waveguide hanya dapat digunakan pada frekuensi tinggi.
Kata orang-orang, telecom engineer bekerja pada frekuensi tinggi, daya rendah. Kalau power engineer kebalikannya, frekuensi rendah, daya tinggi.Waveguide engineer? Bisa kedua-duanya tinggi...
Cara membuat antena kaleng / waveguide / penguat signal WiFi
Antena Wave Guide sebenarnya bukanlah antena, karena dia tidak melakukan penguatan melainkan hanya mengarahkan pancaran signal radio agar lebih fokus. Efek dari refleksi material dan fokus ini memang akhirnya menghasilkan semacam penguatan, namun itu bukanlah isu utama desain dari antena ini.
Desain antena yang sesungguhnya benar-benar memperhitungkan pencapaian semaksimal mungkin efek refleksi dan fokus demi menghasilkan penguatan pancaran sebagai isu utamanya. Antena Wave guide modifikasi, (misalnya dengan Cone atau Reflector) adalah sebuah eksperimentasi untuk mencapai desain antena yang sesungguhnya.
YOK SIAP-Siap
- Membeli kaleng dengan profil dimensi yang sesuai (dalam contoh, kaleng bekas Quaker Outmeal, kaleng susu ukuran 400 gr, Twister Stick Snack, kaleng buah produk china)

- Membersihkan kaleng dan meratakan mulut kaleng (bekas tutup)
- Mengukur profil (diameter & panjang/tinggi) kaleng, masukkan ke kalkulator web untuk menentukan titik wave guide dan penguatannyahttp://www.turnpoint.net/wireless/cantennahowto.html


- Mengukur jarak titik wave guide dari dasar antena (gunakan kalkulator web)

- Menyiapkan N Female Panel Mount connector dan membuat Wave Guide
sesuai hasil kalkulasi dimensi kaleng dan frekuensi
- Ukur dan bor titik wave guide dan lubang baut dudukan N Female Panel Mount connector


- Mengupas inner tembaga kabel CNT/LMR-200 (50 Ohm) untuk Wave Guide
- Solder tembaga inner Wave Guide ke N Female Panel Mount connector

- Pasang Wave Guide yang sudah tersolder di N Female Panel Mount connector ke lubang titik Wave Guide di kaleng
- Baut N Female Panel Mount connector ke kaleng dan tutup dengan rubber silicon sebagai pelindung dari kebocoran air
- Bor dasar kaleng untuk memasang klem mounting ke tower atau dudukan antena. Solusi lain menggunakan besi plat untuk stang kaleng
- Memotong kabel RG-8 9913/CNT/LMR-400 (50 Ohm) untuk jumper dengan panjang kelipatan 11,5 cm (lihat rumus perhitungan cable balancing)
- Pasangkan N Male atau N Female connector (sesuai kebutuhan) ke jumper
- Lindungi sambungan connector dengan rubber silicon dan selang bakar.
TEMBAGA BISA DIGANTI PAKE USB WIFI ATAU JG MODEM GTSM / CDMA KAMU, BIAR PENERIMAAN SIGNALNYA YAHUT
Jadi ga perlu konektor RP SMA, paku USB EXTENDER AJA.
OH IYA KALENGPUN KALO MAU DIGANTI PARALON JG BOLEH,,, TAPI YANG DIUKUR DIAMETER DALAMNYA. TRUS LAPISI ALUMUNIUM FOIL DI LUAR DAN BAGIAN DALAM BELAKANG....
SELAMAT MENCOBA :)





Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus